x

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura Gelar Penanaman Padi Perdana di Muara Tami

waktu baca 2 menit
Kamis, 19 Feb 2026 13:44 9 Ismaya Rosita

Papua – Pemerintah Provinsi Papua bersama Pemerintah Kota Jayapura menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Program Strategis Nasional di bidang ketahanan pangan. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Penanaman Perdana Padi di Lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang berlokasi di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (19/02/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua, Bapak Aryoko Alberto Ferdinan Rumaropen, S.P., M.Eng., Walikota Jayapura, Bapak Abisai Rollo, S.H., M.H., Direktur Jenderal Lahan Irigasi Pertanian, Dr. Ir. Batseba Tiro, MP, serta unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Jayapura.

Hadir mewakili Polda Papua, Dir Intelkam Polda Papua (selaku Plh. Irwasda), Kombes Pol Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K., bersama Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K.,.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jayapura menyampaikan bahwa program cetak sawah rakyat di Kota Jayapura pada tahun ini mencakup luas total 100 hektare yang tersebar di wilayah strategis Koya Timur. Program ini bertujuan meningkatkan produksi padi lokal serta menyejahterakan petani melalui bantuan benih dan alat mesin pertanian (Alsintan).

Walikota Jayapura, Abisai Rollo, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perbankan melalui dukungan CSR untuk keberlanjutan sektor pertanian.

“Kami berkomitmen mendukung penuh program Bapak Presiden RI. Ke depan, lahan ini berpotensi dikembangkan hingga 500 hektare. Jika ini optimal, kebutuhan beras di Kota Jayapura dapat dipenuhi dari hasil keringat petani kita sendiri, harga lebih terjangkau, dan kesejahteraan keluarga petani meningkat,” ujar Walikota.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menyebutkan bahwa Provinsi Papua mendapatkan alokasi pengembangan lahan pertanian seluas 4.000 hektare pada tahun 2025 sebagai bagian dari kebijakan nasional.

“Apa yang kita lakukan di Distrik Muara Tami hari ini adalah wujud nyata pelayanan pemerintah kepada masyarakat kelompok tani. Namun, tugas kita tidak berhenti di penanaman. Pendampingan harus terus dilakukan hingga masa panen dan pascaproduksi agar hasil yang dicapai maksimal,” tegas Wakagub.

Sementara itu, Dir Intelkam Polda Papua selaku Plh. Irwasda, Kombes Pol Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K., menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh mengawal setiap program strategis nasional yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat, khususnya di sektor ketahanan pangan.

“Polda Papua dan jajaran siap memberikan jaminan keamanan serta pendampingan agar para petani dapat mengelola lahan mereka dengan tenang dan nyaman tanpa gangguan kamtibmas. Keberhasilan swasembada pangan di Papua akan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dan keamanan wilayah,” tegasnya.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x