x

Kabareskrim: Tim Sedang Turun Menyelidiki Kasus Teror Kepala Babi ke Kantor Tempo

waktu baca 3 menit
Senin, 24 Mar 2025 17:56 192 Ismaya Rosita

Jakarta – Kabareskrim Polri Komjen Pol. Wahyu Widada menegaskan pihaknya mengusut kasus teror kepala babi hingga bangkai tikus ke kantor Tempo.

“Tentu tim kita sedang turun di lapangan melakukan penyelidikan,” tegas Kabareskrim, Senin (24/3/2025). Meski begitu, ia belum dapat mengungkap detail penyelidikan.

“Teknis penyelidikan saya tidak bisa sampaikan di sini. (Berapa saksi yang diperiksa) ya namanya sedang penyelidikan, nanti lah ya,” ujar Kabareskrim.

Ia mengatakan seluruh laporan masyarakat akan ditangani dengan baik. Kabareskrim meminta dukungan dalam menangani kasus tersebut.

“Semua proses laporan masyarakat tentu kita sikapi, tentu kita kerjakan, tentu kita lakukan penyelidikan dengan baik. Mohon doa nya dari teman-teman semuanya, kita bersama teman-teman,” ujar Kabareskrim.

Bareskrim mulai menyelidiki kasus teror kepala babi hingga tikus dipenggal yang dikirimkan ke kantor media Tempo. Polisi turut menyisir CCTV yang ada di lokasi kejadian.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengusut teror tersebut.

Pada 19 Maret 2025, kantor redaksi Tempo menerima paket berisi kepala babi tanpa telinga. Paket tersebut dikirim oleh kurir yang memakai atribut aplikasi pengiriman barang. Paket itu ditujukan untuk Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik dan host siniar Bocor Alus Politik.

Pada 22 Maret 2025, Tempo mendapatkan kiriman bangkai hewan lainnya. Kali ini berupa kardus berisikan bangkai tikus yang kepalanya dipenggal.(rd)
[24/3 17.29] Patner Anton: Kapolda Papua Jenguk Korban Penyerangan dan Pembakaran Yang Terjadi di Kabupaten Yahukimo

Papua – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin, menjenguk korban penyerangan dan pembakaran yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo di distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Senin (24/03/25).

Bertempat di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura, Kapolda Papua juga turut didampingi oleh Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jeremias Rontini, S.I.K, Karoops Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K., serta beberapa PJU Polda Papua.

Kapolda menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril, memastikan kondisi kesehatan korban, serta menjamin bahwa negara hadir dalam melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Selain itu, kunjungan ini juga menjadi wujud komitmen Polri dalam menangani situasi keamanan di Papua serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan stabilitas dan ketertiban di wilayah tersebut,” ujarnya.

Adapun nama-nama korban dari aksi penyerangan tersebut, yakni Tari, Fanti, serta Irmawati yang mengalami luka ringan, adapun nama-nama korban yang mengalami luka berat, yakni Kosmas, Fidi lena, serta Paskalia.

Kunjungan Kapolda Papua bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua untuk menjenguk korban penyerangan dan pembakaran yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap para korban serta keluarganya.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x