

Papua — Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Polres Supiori melakukan pengecekan harga pangan di pasar tradisional atau pasar rakyat di wilayah Kabupaten Supiori, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemantauan Harga Eceran Tertinggi (HET) guna mengetahui kondisi ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.
Pengecekan dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIT di Pasar Tradisional Korido Marsram yang beralamat di Jalan Raya Korido Marsram, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori. Kegiatan ini dipimpin oleh IPTU Muh. Rustam, S.H., M.H., bersama personel yang tergabung dalam Satgas Saber, yakni IPDA B. Irtom Paarrang, S.H., BRIPTU Astam Ismawan, S.H., BRIPDA Patricius P. Sitanggang, dan BRIPDA Floryan John Thery Antou.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan harga sejumlah komoditas pangan di pasar yang dikelola oleh Samsul selaku penanggung jawab. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, beberapa komoditas pokok seperti beras premium, beras medium, beras SPHP, dan minyak goreng Minyakita tidak tersedia atau nihil stok.
Sementara itu, untuk komoditas yang tersedia, gula KTM dijual dengan harga Rp19.000 per kilogram dan gula merek Gulaku Rp20.000 per kilogram. Harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp100.000 per kilogram, bawang merah Rp70.000 per kilogram, bawang putih Rp60.000 per kilogram, serta tomat Rp25.000 per kilogram.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, harga gula KTM dan Gulaku diketahui telah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, tidak tersedianya sejumlah komoditas penting seperti beras dan minyak goreng juga menjadi perhatian dalam kegiatan pemantauan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Satgas Saber Polres Supiori akan terus melakukan pengecekan harga pangan secara berkala di sejumlah toko dan pasar di wilayah Kabupaten Supiori. Hasil pemantauan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.(rd)

Tidak ada komentar