

Kelila, Mamteng – Personel Piket Regu I Polsek Kelila yang dipimpin oleh AIPTU Ridwan Kharie menerima dan memediasi penyelesaian permasalahan terkait pembayaran mas kawin di Mapolsek Kelila. Mediasi dilakukan sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta memberikan ruang penyelesaian masalah melalui musyawarah, Jumat (3/7/2026).
Permasalahan bermula dari pernikahan antara seorang pria berinisial RY dengan almarhumah EP. Selama menjalani kehidupan rumah tangga, keduanya telah dikaruniai dua orang anak perempuan. Namun, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, mas kawin yang telah disepakati saat pernikahan belum pernah dipenuhi oleh pihak suami.
Setelah almarhumah EP meninggal dunia pada pekan lalu, keluarga dari pihak perempuan menyampaikan tuntutan kepada RY agar memenuhi kewajiban pembayaran mas kawin yang nilainya sebesar Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah). Permasalahan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Kelila untuk difasilitasi penyelesaiannya secara kekeluargaan.
Dalam proses mediasi, AIPTU Ridwan Kharie bersama personel piket memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menyampaikan pendapat dan mencari solusi terbaik melalui dialog yang mengedepankan asas musyawarah dan mufakat. Hasil mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan bersama, di mana kedua belah pihak sepakat bahwa pembayaran mas kawin sebesar Rp200.000.000 ( Dua ratus juta rupiah) akan dilaksanakan pada bulan September 2026. Kesepakatan tersebut diterima secara sukarela oleh kedua belah pihak sebagai bentuk penyelesaian secara kekeluargaan guna menghindari perselisihan yang berkepanjangan.
Kehadiran Polri dalam kegiatan ini bertujuan menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mencegah terjadinya perselisihan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polsek Kelila mengimbau kepada kedua belah pihak agar tetap mengedepankan komunikasi yang baik, saling menghormati, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan cara-cara yang damai sesuai ketentuan hukum dan norma yang berlaku. Polri akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan melalui pendekatan humanis dan profesional.(Red)

Tidak ada komentar