

Mamberamo Tengah – Sebuah kendaraan roda empat jenis Mitsubishi Triton 4×4 warna hitam dengan nomor polisi PA 8433 UN mengalami kecelakaan tunggal setelah terseret arus deras Kali II di Jalan Trans Wamena–Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah. Jumat(5/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam, (4 /6/2026), dan proses evakuasi kendaraan dilakukan oleh personel Polres Mamberamo Tengah padaJumat (5/6/2026).
Kendaraan yang dikemudikan oleh Rahman (40), seorang sopir lajuran asal Kampung Broges, diketahui sedang dalam perjalanan dari Wamena menuju Kobakma. Saat tiba di Kali II sekitar pukul 22.00 WIT, pengemudi mendapati kondisi arus sungai yang cukup deras akibat meningkatnya debit air. Namun, kendaraan tetap dipaksakan untuk melintas sehingga akhirnya terseret arus dan terbawa hingga ke pinggiran kali.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Pengemudi berhasil menyelamatkan diri, sementara kendaraan mengalami kendala dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan bantuan evakuasi.

Menerima laporan pada Jumat pagi (5/6)sekitar pukul 10.40 WIT, personel Polres Mamberamo Tengah langsung menuju lokasi kejadian dan tiba pada pukul 10.58 WIT. Petugas kemudian melakukan proses evakuasi kendaraan yang berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya berhasil diselesaikan pada pukul 14.27 WIT. Setelah memastikan situasi aman, seluruh personel kembali ke Mapolres Mamberamo Tengah dan tiba pada pukul 14.50 WIT.
Kapolres Mamberamo Tengah melalui Kasat Lantas, IPDA B. Buamona, S.H., mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika melintasi sungai atau jalur yang terdampak cuaca buruk.
Menurut Kasat Lantas , pengemudi harus mampu menilai kondisi medan dan tidak memaksakan kendaraan melintas apabila arus air dinilai membahayakan. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Apabila kondisi sungai mengalami peningkatan debit air dan arus cukup deras, sebaiknya menunggu hingga kondisi aman untuk dilalui guna menghindari risiko kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar IPDA B. Buamona, S.H.(Red)

Tidak ada komentar